Vila Lapa dari atas lereng: rumah putih bersudut batu lava dan beratap merah turun ke pelabuhan kecil, laut biru dan gunung di kejauhan, pagar hortensia biru di depan, dua uap fumarol di kebun teh sebelah kanan.
Matilde Furtado, gadis berambut cokelat pendek dengan jepit kuning dan celemek putih, duduk di sudut bingkai sambil tersenyum malu, kakinya menjuntai.
Pulang duluan Alkemis pelabuhan

Lumaflare Atelier of the Lava Coast

Setiap bahan di pulau ini menyimpan cahaya.

Matilde Furtado gagal ujian akademi alkimia, pulang ke Vila Lapa, lalu membuka atelier di gudang ikan tua milik pamannya.

Coba resep pertama

Meja racik di gudang ikan

Orang Vila Lapa menyebut cahaya yang tersimpan di dalam bahan itu Flare. Belerang menyimpan kuning, hortensia menyimpan biru, dan kaca obsidian menyimpan ungu yang dingin seperti air sumur. Pilih dua atau tiga bahan dari rak, dan Matilde akan menaruhnya di kisi supaya warnanya bersambung jadi satu racikan.

Rak bahan di dinding atelier

Kalau kamu mengambil bahan keempat, bahan yang paling dulu kamu taruh akan dikembalikan ke rak. Semua kombinasi menghasilkan sesuatu, walaupun beberapa lebih cocok untuk dapur daripada untuk pertarungan.

Light Grid, kisi tiga kali tiga

Yang ikut naik ke lereng

Atelier sekecil ini butuh tangan tambahan, karena bahan terbaiknya ada di bibir kawah dan di laut lepas. Matilde mengajak dua orang yang sudah lama tinggal di pulau, dan satu palu yang ikut terbawa.

Geser ke samping untuk melihat semua anggota party.

Matilde berdiri mengangkat labu kaca berisi cairan biru dan kuning yang menyala, menatapnya dengan mata berbinar.

Matilde Furtado

Alkemis, 16 tahun

Matilde pulang dari kota besar dengan koper yang lebih berat daripada waktu berangkat, karena isinya buku ujian yang tidak lulus. Pamannya meminjamkan gudang ikan tua dengan satu syarat: baunya harus hilang sebelum musim panas. Dia masih malu kalau ditanya soal akademi, tapi tangannya mantap setiap kali menaruh bahan di kisi.

Tiago, pemuda berkulit cokelat berambut keriting dengan kaus belang biru putih, memegang kait perahu dan menaungi matanya sambil tersenyum lebar.

Tiago Medeiros

Nakhoda perahu pengamat paus

Tiago tahu arah angin dari bau laut dan bisa melihat semburan paus dari jarak yang membuat orang lain menyipit. Dia mau berlayar ke mana saja asal ada yang menunjuk peta, dan selalu menyerahkan urusan menghitung bekal ke orang lain. Di pertarungan, kait perahunya menarik musuh ke baris depan.

Graça, perempuan tua berambut perak berkacamata bulat dan bertopi jerami, memanggul palu geologi sambil mengamati batu hitam kecil.

Graça Pacheco

Pensiunan ahli gunung api, 70 tahun

Graça pernah memetakan setiap fumarol di pulau ini dan masih hafal suhunya satu per satu. Dia ikut karena penasaran, lalu bertahan karena teh buatan Matilde lebih enak daripada teh di rumahnya.

Palu geologi tua bergagang kayu dengan lilitan pita merah dan kepala baja yang berdebu belerang.

Martelinho

Palu geologi milik Graça

Martelinho sudah mengetuk batu di pulau ini sejak Tiago belum lahir, dan setiap retakan yang dibuatnya menunjukkan di mana Flare tersembunyi.

Kota ini tumbuh dari pesanan

Warga datang ke atelier membawa permintaan kecil, misalnya salep untuk tangan nelayan yang pecah-pecah atau pelampung baru untuk jaring. Setiap pesanan yang selesai membuka bangunan baru, sampai Vila Lapa punya 16 bangunan yang dulu cuma ada di cerita orang tua.

    Ramuan dilempar pada turn yang tepat

    Matilde melempar bom kaca yang meledak jadi kilat kuning ke arah kepiting batu apung raksasa di ladang belerang, Tiago dan Graça bersiap di belakangnya.
    Caldeira Amarela. Seekor Pumicrab menahan bom belerang dengan cangkang batu apungnya.

    Pertarungan di Lumaflare berjalan bergiliran, dan hampir semua yang dipegang Matilde adalah item buatannya sendiri. Sifat yang kamu sambung di Light Grid ikut terbawa ke medan, jadi bom belerang yang diracik dengan hortensia bisa meledak sambil memulihkan teman di sebelahnya.

    Di kebun teh di atas laut, Matilde membuka botol yang memancarkan lingkaran cahaya biru, sementara sekawanan makhluk awan mengantuk melayang mendekat.
    Encosta do Chá. Sekawanan Napcloud mengantuk turun ke kebun teh tepat saat musim petik.

    Tiago menarik musuh ke baris depan dengan kait perahunya, sementara Graça memecah cangkang batu supaya ramuan bisa masuk. Kalau dua item berwarna sama dipakai berurutan, cahayanya bersambung dan efek yang kedua jadi lebih kuat.

    Panorama kebun teh bertingkat dengan pagar batu lava dan hortensia biru, jalan tanah berkelok, gudang pengering beratap merah, kawah belerang beruap di lereng atas, dan laut di kanan bawah.

    Lereng tempat bahan dipetik

    Sebagian besar bahan harus diambil sendiri. Daun teh dipetik di Encosta do Chá waktu embun belum kering, belerang dikerok dari bibir Caldeira Amarela, dan air Lagoa Funda baru bening setelah angin barat berhenti. Bahan yang sama bisa menyimpan cahaya berbeda tergantung jam dan cuaca saat kamu memetiknya.

    230bahan di seluruh pulau
    16bangunan kota
    47 jamuntuk menamatkan cerita

    Uapnya sudah sampai ke pelabuhan

    Lumaflare rilis 4 Februari 2027 untuk Nintendo Switch 2, PlayStation 5, dan PC. Sampai hari itu, meja racik di halaman ini tetap buka kalau kamu mau mencoba satu resep lagi.

    Coba resep pertama

    Aturan dan bantuan dari Lapilli Games

    Kebijakan Privasi

    Berlaku sejak 19 Oktober 2026

    Siapa kami

    Halaman ini dikelola Lapilli Games, studio kecil yang membuat Lumaflare. Kebijakan ini menjelaskan data apa yang terlibat ketika kamu membuka lumaflare.online.

    Data yang kami terima

    Server mencatat data teknis yang dikirim peramban setiap kali halaman dimuat, misalnya alamat IP, jenis peramban, dan waktu kunjungan. Catatan ini dipakai untuk menjaga server tetap jalan dan mencari tahu kalau ada halaman yang gagal dimuat.

    Data yang tidak kami minta

    Di halaman ini kamu tidak diminta mengisi nama, email, atau nomor telepon. Racikan yang kamu buat di meja racik hanya ada di peramban selama halaman terbuka dan hilang saat halaman ditutup.

    Video dari YouTube

    Pemutar trailer baru dimuat dari youtube-nocookie.com setelah kamu menekan tombol putar di dialog trailer. Sejak saat itu, YouTube memproses data sesuai kebijakan privasinya sendiri, dan pemutarnya kami hapus lagi waktu dialog ditutup.

    Lama penyimpanan

    Catatan server disimpan paling lama 90 hari, lalu dihapus otomatis. Catatan ini tidak kami serahkan ke pihak lain untuk keperluan iklan.

    Hak kamu menurut UU PDP

    Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi memberimu hak untuk tahu data apa yang kami simpan, meminta perbaikan, meminta penghapusan, dan menarik persetujuan. Kami menjawab permintaan seperti itu dalam 14 hari kerja.

    Menghubungi kami

    Pertanyaan soal privasi bisa dikirim ke [email protected]. Tulis alamat halaman yang kamu kunjungi dan kira-kira waktunya supaya kami bisa mencari catatannya.

    Trailer Lumaflare

    Video tidak muncul? Buka di YouTube